That Love Is All And Love Is Everyone It's Knowing

Waktu Masa Depan

Time Machine
*Dengan kecepatan

Partikel Dasar Muon, melintas waktu ke masa depan karena mempunyai kecepatan yang luar biasa.

Teori:
Bergerak dengan kecepatan mendekati kecepatan cahaya. Agar waktu berjalan lebih lambat, dan begitu kembali ke kecepatan normal, maka partikel lainya diluar kecepatan itu sudah mengalami waktu yang lebih lama, hanya saja ada masalah mengenai ini.



- Partikel mempunyai massa
- Partikel bergerak semakin cepat, semakin berat partikel tersebut
- Partikel membutuhkan Energi yang semakin besar

maka untuk menggerakkannya agar mendekati kecepatan cahaya, diperlukan energi yang luar biasa besar. Dan seluruh Energi di bumi tidak ada yang mencukupi


Gravity Blackhole
*Dengan Gravitasi

Semakin dekat sebuah partikel dengan pusat gravitasi, semakin besar pula gravitasinya yang dialaminya, dan sebaliknya. Waktu bagi Partikel yang ada di permukaan bumi lebih lambat bagi partikel yang ada di 200 meter diatas permukaan bumi, walaupun perbedaan waktunya hanya beberapa nanosecond
- Gravitasi mempunyai pengaruh terhadap ruang
- Gravitasi tidak berpengaruh terhadap waktu
- Ruang mempunyai keterkaitan yang teramat erat dengan waktu
- Perubahan ruang berpengaruh terhadap waktu

maka semakin dekat ruang sebuah partikel dengan titik pusat gravitasi waktunya akan berjalan semakin lambat. dan akan berhenti jika tepat di pusat titik gravitasi
- Massa terbesar dimiliki blackhole
- Pusat titik gravitasi adalah titik akhir
- Partikel tidak bisa lolos dari singularitas kecuali melalui terowongan kuantum
- Hanya benda berukuran nano subatomik yang dapat masuk ke pusat gravitasi


Wormhole Dimension
*Dengan Wormhole

wormhole merupakan teori yang dapat dibenarkan akan sebuah partikel untuk menempuh waktu ke masa depan dan masa lampau.
Dengan landasan ruang ibarat sebuah kertas dengan dua titik, negatif dan positif. Dengan jarak 20cm, maka sebuah partikel harus menempuh jarak 20cm
Kemudian ruang tersebut kita lipat, titik positif dan negatif saling bertemu, dan waktu antara negatif dan positif tersebut kita lubangi sebagai jalan pintas, dan dengan lubang itu, partikel bisa mempunyai kecepatan melebihi kecepatan cahaya. Partikel tersebut dapat menuju masa depan dan masa lampau tergantung cara bagaimana ruang itu dilipat
- Tidak ada cara untuk melipat ruang
- Perlu Energi yang luar biasa untuk melubangi waktu diantara ruang


*Dengan penemuan Ronald Mallet

Menggunakan rumus Albert E=mc^2 bahwa Energi yang dihasilkan = massa. x kecepatan cahaya kuadrat. Sebuah partikel bermassa M (kg) dengan kecepatan c (m/s) kuadrat maka partikel tersebut menghasilkan energi sebesar E (joule)
Menurut teori ini, baik materi maupun energi mampu menciptakan medan gravitasi. dan karena cahaya adalah energi, dia menggunakan sinar laser untuk membuat gravitasi
Ronald melakukan dengan menyilangkan banyak sinar laser untuk menciptakan efek gravitasi, membuat lubang di ruang waktu, yang menurutnya bisa menciptakan mesin waktu
- Lubang Waktu di partikel laser mempunyai ruang yang sangat kecil
- Hanya Partikel berukuran Subatomic yang dapat masuk kedalam partikel laser
- Melintasi masa lampau terbatas dengan positif atau menetap diam di titik nol

No comments:

Post a Comment